Elektronika

Selasa, 20 Desember 2016

Sistem Microprosessor

Pertanyaan

1. Apa yang terdapat didalam sebuah komputer ? Apa yang dimaksud sebagai       microprosessor?
2. Tuliskan persamaan Boole untuk Gambar 1. Jika semua masukan sama            dengan 1, bagaimana keluaran ?

Gambar 1

3. Jelaskan proses yang terjadi pada saat Processor mengambil data/inst dari         memory?
4. Tuliskan perbedaan antara MDR (Memory Data Register) dan MAR (Memory       Address Register)?

Jawaban

1. Lima bagian utama yang terdapat di komputer adalah bagian input, memori, aritmatika dan logika, kontrol dan keluaran.
Mikroprosessor adalah bagian kotrol dan ALU sering digabung menjadi sebuah komponen tunggal yang disebut central processing unit ( CPU ).

2.Y = ABC

3. Dalam memproses sebuah aplikasi, processor melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data. Data tersebut diambil dari memori atau diperoleh dari alat input yang dioperasikan oleh operator seperti papan ketik (keyboard), mouse dan lainnya. Kerja prosesor ini dikontrol oleh sekumpulan instruksi software. Software tersebut diperoleh atau dibaca dari media penyimpan seperti Hardisk, disket, CD, dan lainnya. Kemudian instruksi-instruksi tadi disimpan dalam RAM. Setiap instruksi diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Untuk selanjutnya, prosesor akan mengakses data-data yang ada pada RAM, dengan cara menentukan alamat data yang dikehendaki. Prosesor dan RAM dihubungkan oleh unit yang disebut bus. Saat sebuah program dijalankan,data akan mengalir dari RAM melalui bus, menuju ke processor. Di dalam processor, data ini di-dekode, kemudian berjalan ke ALU yang bertugas melakukan kalkulasi dan perbandingan. Kadang-kadang data disimpan sementara di register agar dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. Setelah selesai, hasil pemrosesannya mengalir kembali ke RAM atau ke media penyimpan. Apabila data hasil prosesan tadi akan diolah lagi, maka data tersebut akan disimpan dalam register. Demikian seterusnya.

4. MAR : MEMORY ADDRESS REGISTER
    Register yang berisi alamat yang mana alamat tersebut adalah alamat dari         sel memory.
    MDR : MEMORY DATA REGISTER
    register yang berisi data, baik data yang berasal dari prosesor maupun               memory







Senin, 19 Desember 2016

Kisah Uwais Al Qarni R.A


  Sayidina Uwais Qarni ( Semoga Allah ridho dan senang dengan dia ) adalah orang yang sangat saleh dan mulia. Meskipun hidupnya tidak ada apa-apanya dari sudut pandang duniawi, tetapi dia terkenal dan dihormati di antara semua umat Islam dan para Sufi khususnya, karena kesalehan, praktek Zuhd (asketisme), serta cinta yang mendalam dan kasih sayangnya untuk Rasulullah (saw) Kekasih Allah(Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw).

 Dikatakan bahwa Uways menghabiskan semua waktu hidupnya dalam kesendirian (suluk), puasa, dan setiap malam berjaga dengan doa dan salat. Dia telah memeluk Islam ketika zaman Nabi saw Kekasih-Nya masih hidup. Sehingga tentu saja ia memiliki keinginan yang sangat kuat untuk melihat Nabi (saw), tetapi karena ibunya sudah sangat tua dan dia membutuhkan perawatan secara konstan terus menerus dan perhatiannya, maka dia tidak bisa mengunjungi Kekasih Allah Sayidina Muhammad (saw).


Sebagai hadiah dari pengabdiannya kepada ibunya, ia diperlakukan sebagai salah satu Sahabi (Sahabat Nabi saw) oleh Nabi saw  (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw). Meskipun dia tidak bisa melihatnya secara fisik tetapi namanya termasuk dalam daftar para Sahaba saw, hanya karena niat yang kuat untuk dapat melihat Kekasih Allah dan Utusan-Nya (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw).

Suatu ketika para sahabat bertanya kepada Nabi saw: " Apakah Sayidina Owais Qarni pernah mengunjungi engkau wahai Nabi tercinta (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw), Nabi pun menjawab, " Tidak, Dia tidak pernah melihat saya secara fisik, tetapi secara rohani ia selalu bertemu saya ".Sufisme didasarkan pada hubungan spiritual atau link antara Nabi saw dan Sayidina Owais Qarni.

Dalam tasawuf hubungan spiritual ini dikenal sebagai Uways Connection, "Nisbat-e-Owaisiya". Ketika Sayidina Owais Qarni (semoga Allah ridho dengan dia ) menerima kabar tentang Nabi Kekasih-Nya, bahwa ia telah kehilangan gigi dalam pertempuran Uhud, maka Sayidina Owais Qarni mencabut salah satu giginyakarena kecintaannya terhadap Nabi saw. Tetapi dia berpikir apakah benar gigi ini yang tepat seperti gigi Rasulullah saw yang tercabut dalam perang Uhud, dan karena ia mencintai Nabi saw lebih dari ia mencintai dirinya sendiri, maka ia mencabut semua giginya untuk memastikan bahwa ia telah kehilangan gigi yang sama dengan gigi Sang Kekasih Nabi Muhammad saw (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw).


 Selama hari-hari terakhirnya menjelang wafatnya Nabi saw, beliau saw meminta Sayidina Umar ra dan Sayidina Ali (ra) untuk mengambil Jubahnya (Jubba Mubarak) dan untuk memberikannya kepada Sayidina Uwais ra dan memintanya untuk berdoa untuk pengampunan seluruh Ummat Nabi saw. Permintaan ini adalah untuk menunjukkan kepada para sahabatnya, kedudukan yang sangat tinggi dari Maqom Sayidina Uwais al-Qarni ra.

Sayidina Umar (ra) dan Sayidina Ali (ra) bertanya kepada orang-orang dari Qarn Yaman tentang Uways dan dimana dia tinggal. Seorang pria datang ke depan dan mengatakan kepada mereka bagaimana untuk menemukan tempat tinggal Uways al-Qarni. Mereka berangkat ke Qarn Yaman. Ketika mereka tiba, mereka bertanya kepada orang-orang di mana Uwais berada.

Seluruh penduduk desa sangat terkejut melihat dua sahabat Nabi (saw) yang sangat terkemuka meminta untuk ditunjukkan seorang penggembala yang tidak dikenal semua orang. Ketika Sayidina Umar dan Sayidina Ali (semoga Allah ridho dengan mereka) bertemu dengan Uways ra, mereka melihat Sayidina Uwais ra sedang salat dan berdoa. Saat ia selesai shalat, dia mengatakan," Ini adalah pertama kalinya dalam hidupku ada orang yang pernah melihat aku salat.

Dua sahabat Nabi saw meneruskan pesan Nabi saw kepadanya untuk memberikan jubah Nabi saw dan meminta Owais untuk berdoa untuk pengampunan untukseluruh umat Nabi Muhammad (saw). Dan Sayidina Uways pun mendoakan Sayidina Umar ra dan Sayidina Ali ra serta seluruh umat Nabi saw.

Setelah beberapa saat ia berkata," Allah swt telah mengampuni dan menghormati mereka karena banyaknya cinta para pengikut Nabi Muhammad saw kepada Nabi saw, cinta itu banyaknya bagaikan rambut domba dari suku Rabia dan Mazhar.

Mereka bertanya kepada Sayidina Uwais ra, "Jika engkau mencintai Nabi Muhammad (saw) begitu besar, kenapa kau tidak mengunjunginya lebih sering selama hidupnya?". Uways ra tidak menjawab, tapi bertanya kepada mereka, apakah mereka ikut ambil bagian dalam perang Uhud? Dan jika mereka ikut dalam perang Uhud, gigi Nabi saw yang manakah yang tercabut dalam perang itu?

Sayidina Umar (ra) sangat terkesan dengan jawaban orang yang sederhana ini dan meminta Sayidina Uwais ra untuk berdoa baginya. Sayidina Uwais ra menjawab , " Saya berdoa untuk pengampunan bagi semua orang di akhir setiap doaku. Jika engkau menjaga imanmu kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad saw, maka kalian akan menerima bagian dari doa saya di kuburmu. "


Syaikh FARID AL-DIN Attar menceritakan tentang Uways al Qarni ra :


"Selama hidupnya di dunia ini, dia (Uways al-Qarni) bersembunyi dari semua orang, dalam rangka untuk mengabdikan dirinya untuk ibadah dan ketaatan " ( ' Attar 1976, p . 2 ) . ' Attar juga menceritakan bahwa Nabi saw, (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw) telah menyatakan pada saat kematiannya bahwa jubahnya harus diberikan kepada Uways ra, seorang pria yang belum pernah bertemu dalam hidup ini dengannya.

Ketika ' Umar Radi Allahu anhu mencari Uways selama tinggal di Kufah, ia meminta penduduk asli Qarn dan dijawab "Ada satu orang seperti itu, tapi dia orang gila, orang yang tidak masuk akal karena kegilaannya, dan dia tidak hidup di antara orang-orang lain sesukunya dia tidak berbaur dengan siapa saja dan tidak makan atau minum apa pun yang orang lain minum dan makan. Dia tidak tahu apa itu kesedihan atau sukacita. Ketika orang lain tertawa, dia menangis, dan ketika mereka menangis dia tertawa " ( ibid. , p . 29 ).

Banyak pengikut dan sahabat Nabi saw berkata bahwa Nabi saw (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw) menyatakan," Saya bisa mencium keindahan dan keharuman seseorang dari negeri Yaman". Pernyataan ini adalah referensi langsung atas kebesaran spiritual Sayidina Owais al-Qarni ra.

Nabi saw juga mengatakan,"Saya merasa kemanisan, dan angin yang penuh kedamaian (naseem-e-Rehmat ) dari Yaman". Mengenai hadits Nabi saw, kepada siapa kedamaian dan keberkahan ini, beliau saw berkata,"Lebih banyak orang akan masuk surga melalui perantaraan seorang laki-laki dari umatku yang berasal dari suku Rabi'ah dan Mudar". Dan Imam Al- Hasan Basri mengatakan, orang yang dimaksud Nabi saw : " Itu adalah Uwais al-Qarni."

Sayidina Umar ra ( semoga Allah ridho dengan dia ) mengutip Nabi saw yang mengatakan " Oh ! Umar. Dari Yaman seorang pria akan tiba, namanya Uwais dan dia memiliki tanda-tanda Kusta di tubuhnya, ia sangat peduli kepada ibunya yang sudah tua dan lumpuh. Jika ia mengambil sumpah atas nama Allah, maka Allah akan memenuhi sumpahnya dan doanya. Jika kalian dapat meminta darinya doa untuk ampunan bagimu sendiri, maka kalian harus melakukannya".

Hadrat Ibn - e - Sa'ad (ra) mengutip Nabi Sang Kekasih  (Kedamaian dan Keberkahan atas Nabi saw), mengatakan, "Dalam ummatku ( pengikut ) Saya, saya punya sahabat yang namanya Uwais al Qarni".


Dari Kata-kata Sayidina Uways al-Qarni ra

Uwais al-Qarni (ra) mengatakan, "Terus awasi hatimu" , " Alayka bi - Ghalbik " .
Uwais al - Qarni mengatakan , " doa Tersembunyi ( al- Do'a fi Dhahr al- ghayb ) lebih baik daripada mengunjungi majelis dan pertemuan," karena kemunafikan ( riya ) mungkin masuk dalam dua hal terakhir.

"Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari mata yang senang tidur, dan perut yang tidak merasa kenyang."

Doa dari Owais al- Qarni :

"Ya Allah, Engkau telah menciptakan saya ketika saya tidak layak disebutkan. Dan Engkau telah menyediakan rezeki untuk saya ketika saya tidak punya apa-apa. Dan aku menganiaya diriku dan berdosa, dan saya mengakui kesalahan saya. Jika Anda memaafkan saya, maka kehendakMu tidak mengurangi kedaulatan-Mu. Dan jika Engkau menghukum saya, hukuman itu sama sekali tidak meningkatkan KewenanganMU. Engkau tidak dapat menemukan orang yang layak untuk mendapatkan hukuman-Mu kecuali akulah satu-satunya orang yang layak Kau hukum, tetapi aku tidak dapat menemukan yang dapat memaafkanku, kecuali Engkau. Sesungguhnya, Engkau adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Beberapa tahun kemudian, Sayidina Uwais Al-Qarni (ra) berpulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai.

Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. Meninggalnya Uwais Al-Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak kenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais Al-Qarni adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang. Tidak ada orang yang memperdulikan beliau yang miskin. Malah ada yang menganggap Uwas al Qarni ra seorang yang gila.

Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, disitu selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais Al-Qarni ? bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya.

Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan Allah (swt) ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamanmu. Berita meninggalnya Uwais Al-Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi ketika wafatnya telah tersebar ke mana-mana. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni. Selama ini tidak ada orang yang mengetahui siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni disebabkan permintaan Uwais Al-Qarni sendiri kepada Khalifah Umar ra dan Ali ra, agar merahasiakan tentang dia. Barulah di hari wafatnya mereka mendengar sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi saw, bahwa Uwais Al-Qarni adalah penghuni langit.

Demikianlah kisah Uwais Al-Qarni yang amat taat dan sangat kasih sayang kepada ibunya. Seorang Wali Allah yang tidak terkenal di bumi, tetapi amat terkenal di langit. Wallahua’lam.


Uwais Al Qarni Menggendong Ibunya Naik Haji


Di Yaman, tinggalah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit lepra, tubuhnya belang-belang. Walaupun cacat, ia adalah pemuda yang soleh dan sangat berbakti kepadanya Ibunya. Ibunya adalah seorang wanita tua yang lumpuh. Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan Ibunya.

Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan. "Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji," pinta Ibunya. Uwais tercenung, perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh melewati padang pasir tandus yang panas. Orang-orang biasanya menggunakan unta dan membawa banyak perbekalan. Namun Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.

Uwais terus berpikir mencari jalan keluar. Kemudian, dibelilah seekor anak sapi, Kira-kira untuk apakah anak sapi itu? Tidak mungkinkan pergi Haji naik sapi. Ternyata Uwais membuatkan kandang di puncak bukit. Setiap pagi beliau bolak balik menggendong anak sapi itu naik turun bukit. "Uwais gila.. Uwais gila..." kata orang-orang. Yah, kelakuan Uwais memang sungguh aneh. Tak pernah ada hari yang terlewatkan tanpa ia menggendong lembu naik turun bukit. Makin hari anak lembu itu makin besar, dan makin besar tenaga yang diperlukan Uwais. Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi.

Setelah 8 bulan berlalu, sampailah musim Haji. Sapi Uwais telah mencapai berat 100 kg, begitu juga dengan otot Uwais yang makin membesar. Ia menjadi kuat mengangkat barang. Tahulah sekarang orang-orang apa maksud Uwais menggendong anak sapi setiap hari. Ternyata ia latihan untuk menggendong Ibunya. Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya.

Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya. Uwais berjalan tegap menggendong ibunya tawaf di Ka'bah. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah. Di hadapan Ka'bah, ibu dan anak itu berdoa. Dan Uways al-Qarani berdoa,"Ya Allah, ampuni semua dosa ibu," kata Uwais. "Bagaimana dengan dosamu?" tanya ibunya heran. Uwais menjawab, "Dengan terampunkannya dosa Ibu, maka Ibu akan masuk surga. Cukuplah ridho dari Ibu yang akan membawa aku ke surga." Subhanallah, itulah keinganan Uwais yang tulus dan penuh cinta.

Allah SWT pun memberikan karunianya, Uwais seketika itu juga disembuhkan dari penyakit lepranya. Hingga hanya tertinggal bulatan putih ditengkuknya. Tahukah kalian apa hikmah dari bulatan disisakan di tengkuk? itulah tanda untuk Umar bin Khattab (ra) dan Ali bin Abi Thalib (ra), dua sahabat utama Rasulullah SAW untuk mengenali Uwais. Beliau berdua sengaja mencari Uwais karena Rasullah SAW berpesan "Di zaman kamu nanti akan lahir seorang manusia yang doanya sangat makbul. Kamu berdua pergilah cari dia. Dia akan datang dari arah Yaman, dia dibesarkan di Yaman. Dia akan muncul di zaman kamu, carilah dia. Kalau berjumpa dengan dia minta tolong dia untuk mendoakanmu, karena doanya diterima Allah.

Wa min Allah at Tawfiq


"Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan meminta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah, membenci padamu yang banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)." (HR. Bukhari dan Muslim)


Minggu, 18 Desember 2016

Counter yang dapat Berhenti sendiri
MOD 11 ( Self Stopping Counter)

a.     Flip flop
Flip-flop adalah rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti transistor, resistor dan dioda yang dirangkai menjadi suatu gerbang logika yang dapat bekerja secara sekuensial
b.    JK Flip Flop
JK Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang dibangun untuk megantisipasi keadaan terlarang pada flip-flop S-R.Flip-flop JK mempunyai masukan J dan K. flip-flop ini dipicu oleh suatu pinggiran pulsa clock positif atau negatif.Flip-flop JK merupakan rangkaian dasar untuk menyusun sebuah pencacah. Flip flop JK dibangun dari rangkaian dasar flip-flop-SR dengan menambahkan dua gerbang AND pada masukan R dan S serta dilengkapi dengan rangkaian diferensiator pembentuk denyut pulsa clock.



Tabel kebenaran



IC yang dipakai untuk menyusun JK FF adalah tipe 7473 yang mempunyai 2 buah JK flip-flop dimana lay outnya dapat dilihat pada Vodemaccum IC (Data bookc IC)


C. Prinsip JK flip flop
Prinsip kerja dari flip-flop JK adalah sebagai berikut :

1. Pada saat J = 0 dan K = 0 atau keduanya berlogika low, gerbang AND tidak memberikan tanggapan sehingga keluaran Q tetap bertahan pada keadaan terakhirnya

.
2. Pada saat J = 0 atau berlogika low dan K = 1 atau berlogika high, maka flip-flop akan direset hingga diperoleh keluaran Q = 0 (kecuali jika flip-flop memang sudah dalam keadaan reset atau Q memang sudah pada keadaan rendah).

3. Pada saat J = 1 dan K = 0 atauketika J berlogika high dan K berlogika low, maka masukan ini akan mengeset flip-flop hingga diperoleh keluaran Q = 1 (kecuali jika flip-flop memang sudah dalam keadaan set atauQ sudah dalam keadaan tinggi).

4. Pada saat J dak K kedua-duanya tinggi, maka flip-flop berada dalam keadaan toggle, artinya keluaran Q akan berpindah pada keadaan lawan jika pinggiran pulsa clocknya tiba. Berikut ini merupakan bentuk diagram konstruksi dari JK Flip-Flop dan bagaimana mode toggle bekerja.

D. Rangkaian Counter dengan JK flipflop

Counter adalah rangkaian logika yang dapat menghitung banyaknya detak pulsa dalam waktu yang tersedia. Counter merupakan rangkaian pengurut karena membutuhkan karakteristik memori dan yang memegang peranan adalah clock. Counter merupakan rangkaian sekuensial yang dirancang menggunakan rangkaian Flip – Flop.
Salah satu jenis rangkaian counter  dengan jk flip flop adalah rangkaian self stopping counter

E. Self stopping counter
Counter yang berhenti menghitung ketika hitungan yang diinginkan tercapai. baik counter naik maupun turun dapat dihentikan setelah hitungan tertentu dengan menggunakan gerbang logika atau gerbang kombinasional. Output dari gate diumpan balikkan ke input J dan K dari flip-flop pertama pada ripple counter. Logika 0 - 0 pada input J dan K dari FF1 akan menahan output tetap sama. Hal ini menghentikan togel dari FF1. Menggunakan IC 7473 dan 7400.

Diagram Rangkaian


Gambar  Rangkaian ssc Mod 11

Tabel SSC Mod 11



Senin, 28 November 2016

Kebudayaan  Islam dan Budaya Akademik

A . Definisi
Kata Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta buddhi yang berarti intelek (pengertian). Kata buddhi berubah menjadi budaya yang berarti “yang diketahui atau akal pikiran”. Kebudayaan dalam bahasa inggris disebut culture. merupakan suatu istilah yang relatif baru karena istilah culture sendiri berasal dari bahasa Latin colere yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah pertanian. Pada arti kiasan kata itu juga berarti "pembentukan dan pemurnian jiwa". Seorang antropolog lain, E.B. Tylor (1871) mendefinisikan pengertian kebudayaan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Dalam bahasa arab, kata yang dipakai untuk kebudayaan adalah al-Hadlarah, as Tsaqafiyah/tsaaqafah yang artinya juga peradaban. Secara bahasa, peradaban berasal dari kata arab yang berarti etika,sopan,santun,terdidik.
Menurut Dr.K.Kupper kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berprilaku, baik secara individu maupun kelompok.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kebudayaan adalah suatu pola hidup / tatanan yang berkembang di masyarakat dari generasi ke generasi yang mengandung banyak unsur diantaranya unsur seni, religi dan perilaku. Budaya adalah suatu kegiatan yang dilakukan terus menerus yang kemudian menjadi kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun. Budaya juga bersifat secara meluas dan biasanya dijadikan pedoman.
  Islam sendiri berasal dari kata ‘salm’ (السَّÙ„ْÙ…) yang berarti damai/kedamaian. Dan ini merupakan salah satu makna dan ciri dari Islam, yaitu bahwa Islam merupakan agama yang senantiasa membawa umat manusia pada perdamaian.Sehingga kebudayaan islam dapat diartikan sebagai suatu hasil olah pikir manusia yang berkembang dari generasi ke generasi yang tidak bertentangan dengan ajaran agama islam. Al Qur’an merupakan kebudayaan itu sebagai suatu proses dan meletakkan kebudayaan sebagai eksistensi hidup manusia.Al Qur’an merupakan pedoman bagi umat muslim. Allah mengangkat Nabi Muhammad sebagai Rosul yaitu memberikan bimbingan kepada umat. Manusia agar dalam mengembangkan kebudayaan tidak lepas dari nilai-nilai ketuhanan.Sebagaimana sabdanya yang berarti, “Sesungguhnya aku diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak.”
Kebudayaan islam adalah hasil olah, akal, budi, cipta, rasa, karsa, dan karya manusia berladaskan pada nilai-nilai tauhid. Islam sangat menghargai akal untuk terseleksi oleh nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal berkembang menjadi sebuah peradaban.Agama berfungsi untuk mmbimbing manusia dalam mengembangkan akal budinya sehingga menghasilkan kebudayaan yang beradab atau peradaban islam. Kebudayaan Islam yang pada akhirnya akan berkembang menjadi suatu kebudayaan yang diyakini kebenarannya secara universal. Islam sebagai suatu agama, secara sungguh-sungguh mendorong manusia untuk berusaha melalui pribadi dan kelompoknya, agar dapat menciptakan suatu keadaan yang lebih baik, sehingga menjadi suatu kekuatan di dunia (Picktchall,1993: 7).
Agama islam mendorong umatnya berkebudayaan dalam semua aspek kehidupan termasuk dalam bidang ibadah.contohnya dalam ibadah sholat,perintah itu bukan lah kebudayaan karena ia adalah wahyu dari pada Allah swt .Dan kalau dilihat ajaran islam, kita di kehendaki bersholat di tempat yang bersih. Jadi perlu tempat atau bangunan yang bersih bukan saja bersih dari najis tetapi bersih dari pada segala pandangan yang bisa mengganggu kekhusyukan kita pada saat kita bersholat. Apabila kita membangun surau atau masjid dari dorongan wahyu”dirikan lah solat” itu maka lahir lah kemajuan, lahir lah kebudayaan. Begitu juga dalam bergaul dalam masyarakat dalam al-Quran ada perintah:
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan
jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya “[al-Mâidah/5:2]
            P
erintah ini bukan lah kebudayaan tapi apa bila kita hendak mengamalkan tuntutan dan kehendak perintah maka terbentuk lah kebudayaan .
B . Nilai-nilai Kebudayaan Islam
           Dalam ajaran islam sendiri meniru budaya satu kaum boleh-boleh saja sepanjang tidak bertentangan nilai-nilai dasar islam, apalagi yang ditirunya adalah panutan suci Nabi Muhammad saw, namun yang tidak boleh adalah menganggap bahwa nilai-nilai budaya arabnya adalah ajaran islam. Tumbuh kembangnya Islam di Indonesia diolah sedemikian rupa oleh para juru dakwah dengan melalui berbagai macam cara, baik melalui bahasa maupun budaya seperti halnya dilakukan olehpara wali Allah di Pulau Jawa. Para wali Allah tersebut menerapkan ajaran dengan melalui bahasa dan budaya daerah setempat, sehingga masyarakat secara tidak sengaja dapat memperoleh nilai-nilai Islam yang pada akhirnya dapat mengemas dan berubah menjadi adat istiadat di dalam hidup dan kehidupan sehari-hari dan secara langsung merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan bangsa Indonesia, misalnya : setiap diadakan upacara-upacara adat banyak menggunakan bahasa Arab (Al Qur’an), yang sudah secara langsung masuk ke dalam bahasa daerah dan Indonesia, hal tersebut tidak disadari bahwa sebenarnya yang dilaksanakan tidaklain adalah ajaran-ajaran Islam (Diskusi Kelompok Lokakarya MPK UGM, 2003:39).
Ajaran-ajaran Islam yang bersifat universal dilihat dalam hal melaksanakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal yang pada awalnya sebenarnya dirayakan secara bersama dan serentak oleh seluruh umat Islam dimanapun mereka berada, namun yang kemudian berkembang di Indonesia bahwa segenap lapisan masyarakat tanpa pandang bulu dengan tidak memandang agama dan keyakinannya secara bersama-sama mengadakan syawalan (halal bil halal) selama satu bulan penuh dalam bulan syawal, hal inilah yang pada hakikatnya berasal dari nilai-nilai ajaran Islam, yaitu mewujudkan ikatan tali persaudaraan dengan cara saling bersilaturahmi satu sama lain dan saling meminta maaf, sehingga dapat terjalin suasana yang akrab dan kekeluargaan yang kental.        
              
Nilai-nilai Islam dalam kebudayaan Indonesia yang lain,juga dapat ditemukan yaitu sesuai dengan perkembangan zaman terutama ciri dan corak bangunan masjid di Indonesia yang juga mengalami tumbuh kembang, baik terdiri dari masjid-masjid tua maupun yang baru dibangun.
      Islam pertama kali masuk ke Indonesia mempengaruhi kebudayaan daerah, yang masih dapat kita lihat dalam kehidupan masyarakat daerah. Sementara itu dalam pengembangan budaya nasional, peran Islam dalam terbentuknya wawasan persatuan dan kesatuan bangsa telah dibuktikan dalam sejarah. Islam dapat menjadi penghubung bagi kebudayaan daerah yang sebagian besar masyarakatnya adalah muslim. Jadi islam masuk ke Indonesia lengkap dengan budayaannya.
Nilai-nilai Islam kedalam tatanan kehidupan bangsa Indonesia ternyata tidak sekedar masuk pada aspek budaya semata tetapi sudah masuk ke wilayah hukum. Sebagai contoh dalam hukum keluarga (akhwalu syahsiyah) masalah waris, masalah penikahan, dan lain-lain. Mereka tidak sadar nilai-nilai islam masuk wilayah hukum yang berlaku di Indonesia.
C. Prinsip Kebudayaan dalam Islam                         
Kebudayaan dalam islam memiliki 4 prinsip yaitu :
  1. Menghormati akal,kebudayaan islam menempatkan akal pada posisi yang terhormat.Prinsip ini diambil dari surat Ali imron ayat 190.
  2. Motivasi untuk menuntut dan mengembangkan ilmu prinsip yang diambil dari surat Al-Mujadalah ayat 11
  3. Menghindari taklid buta artinya kebudayaan islam tidak menerima sesuatu tanpa diteliti dahulu.Prinsip diambil dari surat al-isra’ ayat 36
  4. Tidak membuat kerusakan.Prinsip ini diambil dari surat al-Qashas ayat 77




D. Ciri-ciri Kebudayaan Islam
Ciri-ciri kebudayaan islam antara lain bernafaskan tauhid,karena tauhidlah yang menjadi prinsip pokok ajaran islam dan hasil buah pemikiran dan pengolahannya dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan membahagiakan umat.Kebudayaan islam merupakan perpaduan antara moral yang merupakan pokok ajaran islam dengan dorongan pemakaian akal.
E. Pusat Peradaban
Masjid sebagai pusat peradaban islam / kebudayaan islam mempunyai fungsi utama yaitu tempat shalat. Selama sekitar 700 tahun sejak Nabi mendirikan masjid pertama, fungsi masjid masih kokoh dan original sebagai pusat peribadatan dan peradaban. Sekolah-sekolah dan universitas-universitas bermunculan justru dari masjid. Dalam syariat islam masjid memiliki dua fungsi utama yaitu : pertama, sebagai pusat ibadah ritual, dan kedua, sebagai pusat ibadah sosial. Dari kedua fungsi tersebut titik sentralnya bahwa fungsi utama masjid adalah sebagai pusat pembinaan umat.
2.1 BUDAYA AKADEMIK
A . Definisi
Kata akademik berasal dari bahasa Yunani yakni academos yang berarti sebuah taman umum (plasa) di sebelah barat laut kota Athena. Nama Academos adalah nama seorang pahlawan yang terbunuh pada saat perang legendaris Troya. Pada plasa inilah filosof Socrates berpidato dan membuka arena perdebatan tentang berbagai hal.Kata acadomos berubah menjadi akademik, yaitu semacam tempat perguruan. Para pengikut perguruan tersebut disebut academist, sedangkan perguruan semacam itu disebut academia (Fajar, 2002).  
Akademik adalah istilah yang berkaitan dengan bidang pengetahuan ,wawasan, mendidik untuk bisa berkarya.Seperti lembaga pendidikan.
Jadi budaya akademik adalah suatu kebiasaan / kegiatan akademik yang dapat dipahami, dan diamalkan oleh warga akademik di lembaga pendidikan yang mempunyai peranan sangat penting.
Budaya akademik bersifat universal yaitu melingkupi seluruh warga masyarakat akademisi untuk berpatisipasi dalam aktivitas akademik. Jadi Budaya akademik islam adalah budaya yang diterapkan di sekolah dan perguruan tinggi yang mengandung nilai dan ajaran  islami.
B . Ciri-ciri dan Perkembangan
Ciri-Ciri dari Perkembangan Budaya Akademik” yang meliputi berkembangnya :
a)      penghargaan terhadap pendapat orang lain secara obyektif
b)      pemikiran rasional dan kritis-analitis
c)       kebiasaan membaca
d)      penambahan ilmu pengatahuan dan wawasan
e)       kebiasaan meneliti dan mengabdi kepada masyarakat
f)        penulisan artikel, makalah, buku
g)       diskusi ilmiah
h)       proses belajar-mengajar, dan
i)        manajemen perguruan tinggi yang baik

C. Tradisi
Tradisi akademik yang merupakan ciri khas kehidupan masyarakat akademik dengan menjalankan proses belajar-mengajar antara dosen dan mahasiswa, menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mengembangkan cara-cara berpikir kritis-analitis, rasional dan inovatif di lingkungan akademik.
D . Kebebasan Akademik
Kebebasan Akademik mengiringi tradisi masyarakat akademik, tetapi kehidupan dan kebijakan politik acapkali mempengaruhi dinamika dan perkembangannya. Kebebasan akademik meliputi kebebasan menulis, meneliti, menghasilkan karya keilmuan, menyampaikan pendapat, pikiran, gagasan sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni, dalam kerangka akademis.
Selain itu, kebebasan akademik kadangkala juga berkaitan dengan sikap-sikap dalam kehidupan beragama yang pada era dan pandangan keagamaan tertentu menimbulkan hambatan dalam perkembangan kebebasan akademik, khususnya kebebasan berpendapat.
E . Membangun Budaya Akademik
Budaya akademik bersifat universal yaitu melingkupi seluruh warga masyarakat akademisi untuk berpatisipasi dalam aktivitas akademik. Membangun budaya akademik bukan perkara yang mudah. Diperlukan upaya sosialisasi terhadap kegiatan akademik, sehingga terjadi kebiasaan di kalangan akademisi untuk melakukan norma-norma kegiatan akademik tersebut.Jadi Budaya akademik islam adalah budaya yang bersifat universal yang mengandung islami.
Jika sosialisasi tersebut dilakukan secara terus-menerus, maka ia akan menjadi sebuah tradisi dan budaya bagi individu-individu dalam masyarakat kampus. Norma-norma akademik merupakan hasil dari proses belajar dan latihan dan bukan merupakan bawaan lahir. Jadi Budaya akademik islam adalah budaya yang bersifat universal yang mengandung nilai islami.
Membangun budaya akademik/ SDM Mahasiswa yaitu :
a.  Menitik beratkan pada yaitu Rencana yang tepat, matang dalam setiap aktifitas proses belajar  mengajar dan dilaksanakan secara optimal, maksimal dan berkesinambungan dan ada upaya komperatif, sinergi dan sinkronisasi yang diinginkan dan tujuan serta ada evaluasi dan gambaran yang logis, ilmiah sehingga dijadikan tolak ukur keberhasilan dan kegagalan.
b.    Adanya Interaksi kegiatan kurikuler yang terstruktur tepat, baik pada beban kurikulum dan jumlah serta bobot SKS mata kuliah.
c. Model manajemen yang baik dan terstruktur yang mampu mensinkronisasikan antara tujuan pribadi (mahasiswa) dengan visi, misi dan tujuan Perguruan Tinggi, pangsa pasar.
d. Tersedianya sarana, prasarana dan sumber daya (dosen, karyawan) yang
memadai.


             Belajar tidaklah hanya sebatas mengejar gelar akademis atau nilai indeks prestasi   (IP ) yang tinggi dan mendapat penghargaan cumlaude, lebih dari itu mahasiswa harus bergerak bersama rakyat dan pemerintah untuk membangun bangsa, atau paling tidak dalam lingkup yang paling mikro, ada suatu kemauan untuk mengembangkan civitas/ perguruan tinggi dimana ia  kuliah. Misalnya dengan ikut serta/ aktif di Organisasi Mahasiswa, baik itu Organisasi intra kampus (MPM,BEM dan UKM ) ataupun Organisasi Ekstra kampus, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan lain yang mengarah pada pembangunan bangsa.
            Membangun Budaya akademik dapat di lakukan
dengan cara kampus mengadakan program bersih-bersih lingkungan kampus. Karena kebersihan adalah sebagian dari iman . lingkungan  kampus yang bersih membuat kegiatan belejar-mengajar di kampus menjadi nyaman.Dengan cara kampus mengadakan program shalat berjamaah.Shalat merupakan perintah yang utama dan kewajiban yang harus ditunaikan oleh orang muslim. Shalat yang lebih baik dilakukan secara bejamaah itu dikarenakan kita dapat saling bersilahturahmi dapat lebih dekat dengan sesamanya dan dapat meningkatkan kebersaman.

Rabu, 23 November 2016


HUKUM PASCAL


                Hukum Pascal yang berbunyi: “ Tekanan yang diberikan zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah dengan sama besar”. Hukum pascal ditemukan oleh Blaise Pascal, seorang ilmuwan Prancis yang hidup pada 1623-1662). Pada dasarnya Blaise pascal adalah seorang ahli filsawat dan teologi, namun hobinya pada ilmu matematika dan fisika, terutama geometri proyektif, mengantarkan menjadi ilmuwan dunia yang terkenal sepanjang masa berkat penemuannya dalam bidang fisika mekanika fluida yang berhubungan dengan tekanan dan gaya yang dikenal dengan Hukum Pascal.Secara teoritis, rumusnya adalah :

F1/A1 = F2/A2

Dimana F adalah besar tekanan yang diberikan kepada alas A. Untuk F satuannya harus Newton dan A harus Meter persegi. Hati-hati, kalau pada soal diberikan satuan cmpersegi, harus diubah ke meter persegi.
Penerapannya adalah pada dongkrak hidrolik yang ada di bengkel itu lho, yang gunanya untuk menaikkan mobil bila ada kerusakan di bagian bawahnya. Yang kedua adalah pompa air.   

A. PENERAPAN HUKUM PASCAL


Pemanfaatan Hukum Pascal yang sangat penting dan berguna sekali adalah dalam hal "memanfaatkan gaya yang kecil menghasilkan gaya yang besar contohnya adalah pompa hidrolik. Pompa ini memiliki 2 buah tabung yang luas penampang tabungnya antar keduanya berbeda. Pada tabung kecil dikerjakan dengan gaya F1. Tekanan yang dihasilkan pada cairan adalah p =F1/ A1
dengan A1 adalah luas penampang dari tabung yang kecil. Tekanan sebesar ini kemudian diteruskan ke permukaan cairan dalam tabung yang besar.

Penggunaan Hukum Pascal pada berbagai peralatan antara lain :

1. Jembatan Angkat
Contoh penggunaan jembatan angkat ini bisa kita lihat pada bengkel dan tempat pencucian mobil. Dengan diangkatnya mobil maka akan mempermudah perbaikan maupun pembersihan mobil bagian bawah. Didalam reservoir atau bak penampungan cairan jembatan angkat diisi dengan minyak. Diatasnya permukaan minyak terdapat udara yang dimampatkan atau dipadatkan sehingga mempunyai tekanan yang tinggi. Ketika jembatan angkat ini dipergunakan, maka udara yang mampat ini akan meneruskan tekanan kebagian bawah penghisap yang selanjutnya akan mengangkat mobil yang diletakkan diatasnya. Dengan cara seperti ini maka akan dengan mudah mengangkat beban mobil yang berat menjadi mudah dilakukan.

2. Dongkrak Hidrolik
 Alat ini merupakan alat wajib yang harus tersedia didalam mobil karena akan sangat membantu kita untuk mengganti ban mobil kita ketika bocor. Ketika dongkrak ditekan atau diungkit, maka penghisap kecil akan menekan cairan yang berada di reservoir. Cairan ini akan meneruskan tekanan ke penghisap besar sehingga akan mendorong benda yang ada diatasnya.

3. Benda lain yang mempergunakan prinsip dasar Hukum Pascal adalah, Kempa Hidrolik yang biasanya digunakan untuk memeras buah untuk diambil airnya,  memadatkan kertas dan lain-lain. Digunakan juga pada Dental Chair atau kursi periksa gigi, pompa ban, elevator atau tangga berjalan untuk menaikkan barang atau orang ke pesawat dan lain-lain.


                Pada penerapan hukum pascal kelompok kami membuat alat praktikum fisika yaitu jembatan hidrolik sederhana .

PEMBUATAN ALAT PERAGA FISIKA
JEMBATAN HIDROLIK SEDERHANA ( HUKUM PASCAL)

  1. NAMA ALAT                          : Jembatan Hidrolik Sederhana

  1. TUJUAN PEMBUATAN ALAT  :

*      Untuk memenuhi nilai ujian praktik fisika.
*      Untuk memahami konsep fisika “hukum pascal”
*      Untuk mempelajari konsep dasar pembuatan hidrolik
*      Untuk menguji daya keterampilan
*       Untuk mengetahui cara pembuatan dan cara kerja miniatur pompa hidrolik.
*      Untuk menjelaskan konsep hukum pascal dengan miniatur pompa hidrolik.
*      Untuk menyebutkan aplikasi atau penerapan pompa hidrolik dalam kehidupan sehari-hari

  1. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN :

1.      Alat-alat yang digunakan
a.      Selang
b.      Palu
c.       Tang
d.      Kikir
e.      Cutter
f.        Suntikan
2.      Bahan-bahan yang digunakan
a.       Lem kayu
b.      Stik es krim
c.       Solasi

IV.   DESAIN ALAT/GAMBAR ALAT PERAGA


  1. CARA PEMBUATAN ALAT

1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Mengisi kedua suntikan dengan air.
3.      Memasang selang pada masing masing ujung suntik.
4.      Menyusun stik es krim sebagai lengan alat. Lalu memasukkan suntik pertama (agar  lengan dapat bergerak naik turun) ke tengah lengan.
5.      Merangkai stik es krim sepertipada gambar.










  1. PRINSIP KERJA ALAT

Dalam sistem hidrolik, fluida cair berfungsi sebagai penerus gaya. Minyak mineral umum dipergunakan sebagai media. Dengan prinsip mekanika fluida yakni hidrostatik (mekanika fluida yang diam/statis, teori kesetimbangan dalam cairan), hidrolik diterapkan.
            Dalam alat ini apabila suntikan pertama ditekan maka fluida akan mengalir dan mengikuti selang lalu akan mendorong suntikan yang terhubung dengan  lengan, maka lengan akan bergerak naik turun. Lalu apabila suntikan kedua ditekan fluida akan mengalir mengikuti arah selang dan suntikan yang berada di atas lengan akan terdorong  dan pencapit pun akan bergerak.